Marketing : 081236731267 Email : hallo@lasbali.com :
Lasbali.com – Bengkel Las dan Konstruksi Baja di Bali
SHARE :

Ketahui Rincian Modal Usaha Bengkel Las, Sebelum Memulainya

16
04/2020
Kategori : Company
Komentar : 0 komentar
Author : bali branding Media


Ketahui Rincian Modal Usaha Bengkel Las, Sebelum Memulainya

Lasbali – Menjadi seorang pengusaha memang tidak semudah yang dibayangkan, harus paham akan prospek kerja di daerah masing-masing. Namun berbeda dengan bengkel las, karena hampir dibutuhkan oleh semua kalangan. Jika Anda tertarik, wajib hukumnya untuk paham apa saja rincian modal usaha bengkel las di 2020 ini.

Usaha Bengkel Las yang Menggiurkan

Semakin hari perkembangan pembangunan kian meningkat pesat, hal ini juga berimbas pada pembangunan di sektor tata riasnya. Seperti halnya pembangunan pagar, kanopi, pintu garasi cendela dan masih banyak lagi. Hal itu semua tidak akan bisa berjalan tanpa kehadiran tukang las.

Maka tidak heran jika sebagian orang beralih profesi untuk menggeluti bidang usaha ini. Prospek kerjanya pun kian hari semakin bagus mengingat semua orang ingin hunian mereka nampak elegan dan stylish.

Namun, dalam menjalankannya juga harus memperhatikan beberapa poin penting. Terlebih besaran modal yang harus dikeluarkan. Lakukan perincian dengan seksama dan tentukan target pemasaran dengan benar dan baik.

Beberapa Rincian Modal Usaha Bengkel Las

Dalam menjalankan bisnis bengkel las, setidaknya Anda harus mempersiapkan rincian modal usaha bengkel las untuk memulainya. Seperti:

1. Genset

Poin pertama yang masuk rincian modal usaha bengkel las adalah genset .Alat satu ini bisa dibilang adalah hal yang wajib ada, karena merupakan sumber utama penghasil listrik. Karena hal mustahil jika hanya menggunakan listrik rumahan. Terlebih proyek pengelasan bisa berpindah-pindah tempat.

Salah satu jenis genset yang cukup banyak diminati yakni General, dengan kapasitas 5000 Watt dan memiliki harga sekitar Rp. 5.500.000,-. Untuk ukurannya sendiri juga cukup besar, jadi harus memindahkannya dengan 2 orang sekaligus.

2. Mesin las

Poin kedua yang masuk rincian modal usaha bengkel las adalah mesin las. Jika pekerjaan Anda hanya memiliki jangkauan kecil, maka mesin dengan besaran 650 watt sudah cukup. Untuk harganya sendiri berkisar hanya Rp. 500.000,- saja. Apabila ingin lebih gahar lagi, nominal yang harus dikeluarkan yakni Rp. 1.950.000,- untuk mendapatkan jenis Weldcraft MMA 900 Watt.

Itu semua kembali lagi pada diri sendiri, karena sebagus apapun mesin las jikalau skill tidak mumpuni bisa jadi kurang maksimal dalam pengerjaannya. Terlebih apabila masih pemula, setidaknya ajaklah beberapa orang yang lebih mahir.

3. Kompressor

Poin ketiga yang masuk rincian modal usaha bengkel las adalah kompressor. Modal yang harus dikeluarkan untuk meminang peralatan satu ini yaitu sekitar Rp. 2.750.000,-. Jenis yang akan didapatkan yakni Kompressor Shark ¼ Hp dipadukan dengan mesin penggerak berjenis se162S.

Harga di atas memang standar pengelasan, namun jika menginginkan yang lebih bagus juga banyak. Jika memiliki modal lebih, tidak ada salahnya untuk membeli perlengkapan yang lebih lengkap lagi untuk hasil lebih maksimal.

4. Alat Pembengkok Pipa

Poin keempat yang masuk rincian modal usaha bengkel las adalah alat pembengkok pipa. Alat berikutnya ini wajib Anda beli, terlebih jikalau ingin digunakan untuk membentuk beberapa lengkukan pagar ataupun pintu dari besi. Kisaran harganya memang cukup terjangkau, yakni sekitar Rp. 1.350.000,- dengan merk Manual Wipro 10-32mm.

Saat membeli, coba bandingkan dengan beberapa toko penyedia siapa tahu bisa memperoleh harga yang lebih bersaing lagi. Atau juga bisa berbelanja di salah satu platform online yang ada di Indonesia, namun pilih dengan penjualan banyak ataupun bintang 5.

5. Mesin Potong

Jika tidak memiliki mesin ini, bisa jadi usaha las akan menjadi lebih lama. Karena pemotongan harus secara manual dengan menggunakan gerenda. Untuk harganya sendiri berkisar mulai dari Rp. 1.350.000,- dengan jenis Mesin Cut Off Wipro 14”.

Dengan menggunakannya, Anda tidak akan kesulitan karena secara otomatis pemotongan akan berjalan mudah dan cepat. Dengan kata lain, proyek yang dijalankan bisa mengasilkan untung dalam jangka waktu dekat.

6. Gerenda

Selanjutnya yang masuk rincian modal usaha bengkel las adalah gerinda.Hampir sama dengan alat pemotong, namu jangkauan gerenda jauh lebih baik karena hanya dioperasikan dengan tangan saja. Untuk jenis gerenda dengan merk Bosch, bisa didapatkan dengan kisaran harga Rp. 625.000,-.

Namun saat ini, sudah banyak bermunculan merk lain yang tidak cukup terkenal memberi penawaran dengan harga lebih rendah. Bahkan, hanya sekitar Rp. 300.000,- saja, tentunya dengan kualitas di bawahnya dan rentan terjadi kerusakan.

7. Mesin Bor Listrik Tangan

Ada harga, ada kualitas. Hal ini bisa disematkan jika ingin membeli mesin bor listrik dengan merk Makita. Karena harga yang ditawarkan cukup tinggi, berkisar mulai dari Rp. 600.000,-. Jelas berbeda dengan beberapa produk lain dengan kisaran Rp. 300.000 saja.

Merk Makita ini terkenal dengan kualitasnya, karena bisa bertahan selama bertahun tahun lamanya. Jika ingin menggunakan merk yang juga cukup bagus dengan harga lebih terjangkau, Anda bisa membeli merk Bosch.

8. Mesin Bor Listrik Duduk

Poin terakhir yang masuk rincian modal usaha bengkel las adalah mesin bor listrik duduk. Dari segi kegunaan mirip dengan mesin bor tangan, namun versi duduk ini tidak bisa terlalu sering berpindah tempat. Namun kekuatan bisa diadu dengan jenis di atas. Karena lebih kuat dan kencang putarannya.

Sebagian pengusaha bengkel las lebih memilih untuk menggunakan jenis Mollar dengan kisaran harga yakni Rp. 950.000,-. Namun, jika ingin memiliki type di atasnya juga ada. Itu semua tergantung dengan keinginan masing-masing.

Rincian Modal Usaha Bengkel Las di Luar Peralatan Inti

Di luar biaya peralatan di atas, setidaknya Anda juga harus mempertimbangkan rincian modal usaha bengkel las lain di luarnya. Dengan begitu, semua pekerjaan akan berjalan dengan lancar dan mudah. Berikut ulasannya:

1. Kendaraan

Rincian modal usaha bengkel las di luar alat yang pertama yakni kendaraan. Untuk mendapatkannya bisa dilakukan dengan pembelian ataupun penyewaan. Jikalau membeli, pastinya membutuhkan dana yang cukup besar. Bayangkan harga mobil bak belakang bisa mencapai 100 juta rupiah.

Jika ingin lebih hemat, bisa meminang dengan pembelian second. Untuk kisaran harga sendiri yakni antara 50 sampai dengan 70 juta (tergantung dengan kondisi mobil itu sendiri). Namun jika belum mampu, opsi ketiga yakni dengan cara menyewa dalam jangka waktu tertentu.

2. Pekerja

Rincian modal usaha bengkel las di luar alat yang kedua adalah pekerja. Melakukan pekerjaan sendirian merupakan hal yang melelahkan, begitupun dengan bengkel las. Terlebih pekerjaan ini harus memidah-mindah besi dan beberapa peralatan berat lainnya. Untuk gaji yang harus dibayarkan biasanya berkisar mulai dari Rp. 80.000,- selama 8 jam.

Semakin banyak pekerja yang di minta maka tinggal mengalikan saja, begitu pula sebaliknya. Jika bekerja dengan sedikit orang, maka pekerjaan tidak akan terselesaikan dalam jangka waktu dekat. Dan itu semua bisa berimbas pada keuntungan masing-masing.

3. Bahan Baku

Rincian modal usaha bengkel las di luar alat yang ketiga ialah bahan baku. Bahan baku dalam pengelasan memang tidak banyak, hanya bermodalkan besi, skrew ataupun cat untuk finishing. Kisaran harga besi juga bervariasi, ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan. Jika mereka meminta dengan kualitas premium maka harga permeternya juga harus dinaikkan.

Begitu pula dengan cat, tentunya dalam melakukan pengecatan harus menggunakan kompressor agar nampak rata dan lebih berkesan alami, mengkilap serta tahan lama. Dengan begitu, pelanggan akan kembali lagi kepada Anda.

4. Skill

Rincian modal usaha bengkel las di luar alat yang terakhir adalah skill. Sebetulnya dalam mendapatkan skill tidak membutuhkan modal, hanya perlu belajar dari beberapa orang yang sudah ahli. Namun, hal tersebut pastinya belum matang. Oleh karena itu, harus mengeluarkan beberapa dana untuk melakukan kursus dalam bidang ini.

Saat melakukannya, Anda akan diajarkan bagaimana menjalankan tata cara yang benar dan safety. Ini dilakukan agar aman dan terhindar dari beberapa kesalahan, mengingat pekerjaan tersebut memiliki resiko cukup tinggi.

Pengeluaran yang Tidak Terduga di Luar Modal

Selain beberapa hal yang sudah diulas, juga harus memperhatikan beberapa pengeluaran selain itu. Karena juga akan berpengaruh dengan keuntungan proyek tersebut. Misalnya saja kebutuhan makan saat bekerja, transpot bahan bakar kendaraan dan juga uang lembur pekerja.

Hal semacam itu memang terlihat sepele, namun sebagian orang terkadang tidak memperhatikannya. Jika hal buruk terjadi, maka gaji yang akan diperoleh justru lebih kecil daripada pekerjanya. Maka, segera list apa saja yang harus dikeluarkan kemudian tambahkan pada nominal harga pemesan.

Hal berikutnya yang harus diperhatikan yakni, biaya kekurangan bahan. Biaya di sini bukan bahannya, tapi lebih ke transportasi secara spontan. Misalnya, jika besi kurang 3 atau 4 batang maka Anda juga harus membeli kembali. Ini secara otomatis juga akan mengeluarkan biaya antar sampai rumah.

Beberapa Langkah untuk Menghemat Modal

Jangan beranggapan jika modal besar saat mendirikan usaha bengkel las tidak bisa diminimalias. Buang anggapan tersebut dan lakukan langkah di bawah ini:

1. Bandingkan Beberapa Harga Bahan

Tidak semua toko ataupun penyedia material las mematok harga yang sama, oleh karena itu bandingkan beberapa tempat agar bisa mengurangi pengeluaran. Bayangkan jika setiap item miliki selisih Rp. 1.000,- saja, bisa jadi banyak apabila pembelian dalam jumlah ratusan.

Hal lain yang bisa dilakukan yakni, jika melakukan pembelian dalam jumlah besar jangan sungkan untuk meminta diskon kepada pihak toko. Biasanya, mereka tidak segan dalam memberikan beberapa potongan dengan harga grosir.

2. Jika Masih Mulai Usaha Pinjam Barang Teman

Mahalnya harga usaha bisa disiasati dengan meminjam alat pada kerabat ataupun teman. Sebab, kebanyakan pendirian usaha tidak semulus yang dibayangkan. Terkadang butuh jatuh bangun untuk menjadi pekerja tangguh dan tahan banting.

Jangan merasa malu untuk meminjam, setelahnya beri komisi pada mereka sekiranya proyek telah usai. Anggap saja itu uang terimakasih untuk penyewaan alat kerja. Ketika pelanggan sudah berdatangan, maka lakukanlah pembelian alat secara mendiri.

3. Sewa Tempat Sementara

Lokasi merupakan hal terpenting yang harus dimiliki untuk tempat usaha, begitupun dengan bengkel las ini. Namun jika rumah berada agak jauh dari jangkauan, maka dirikanlah usaha tersebut di tepi jalan dengan menyewa. Karena mustahil jika melakukan pembelian.

Pilih tempat strategis dan mudah dijangkau oleh semua orang. Walaupun tempat sewa, jangan lupa mendaftarkan lokasi tersebut di Google map. Agar ketika calon pelanggan mengetik kata kunci, bengkel las milik Anda akan berada di urutan teratas.

4. Buat Kerja Sama dengan Orang Lain

Kerja sama dengan pihak tertentu dapat meringankan separuh dari modal usaha yang dikeluarkan. Namun, hal tersebut juga berlaku dengan keuntungan yang didapatkan. Baik itu sistem bagi hasil ataupun pemberian dengan nominal presentase.

Walaupun begitu, perhatikan juga penanam modal tersebut akan kredibilitasnya. Alangkah lebih baik jika mengajak saudara ataupun teman dekat yang memiliki hobi sejalur. Maka, bisa mengurangi beberapa hal kurang mengenakkan.

Dengan memahami apa saja rincian modal usaha bengkel las, saat ini Anda tidak akan bertanya-tanya lagi terkait berapa biaya yang harus dikeluarkan saat ingin menjalankannya.

Berita Lainnya

23
04/2020
5 Model dan Harga Pintu Lipat Besi Hollow
Author : bali branding Media
23
04/2020
Kelebihan dan Kekurangan Pintu Besi
Author : bali branding Media
23
04/2020
23
04/2020
Cara Membuat Konstruksi Baja dan Memasangnya
Author : bali branding Media
23
04/2020
23
04/2020
Model Pintu Besi Klasik
Author : bali branding Media


Tinggalkan Komentar

× Order Apa?